Tim PDSS SMA N 2 Sumatera Barat Sukses Finalisasi Lebih Awal: Bukti Sinergi dan Kepemimpinan Efektif

Selasa, 27 Januari 2026

Red : Ry123


Sman2sumbar.sch.id. Kab. Solok — Selasa, 27 Januari 2026, Tim PDSS SMA N 2 Sumatera Barat berhasil menuntaskan finalisasi PDSS 2026 lebih awal dari batas waktu nasional. Keberhasilan ini disambut penuh syukur oleh Kepala Sekolah Ratna Yulia, yang menegaskan bahwa kerja cepat dan solid tim telah menyelamatkan 56 siswa eligible untuk mengikuti jalur SMBP

Kepala SMA Negeri 2 Sumatera Barat, Ratna Yulia, S.Pd, M.Pd selaku Penanggung Jawab Tim PDSS, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kerja cepat dan solid seluruh tim. “Terima kasih atas kerja kerasnya, Alhamdulillah,  salah satu beban berat selesai, kita berhasil menyelesaikan proses finalisasi Pengisian PDSS 2026 lebih awal dari batas waktu nasional, yakni sebelum tanggal 2 Februari 2026. Ini bukan hanya soal teknis, tapi bukti komitmen kita untuk memberikan yang terbaik bagi siswa,  56 siswa terbaik kita bisa melaju ketahap berikutnya” ujar beliau dengan penuh semangat..

Dalam prosesnya, Kepala Sekolah secara khusus meminta kepada Ketua Tim PDSS, Ketua Tim PDSS, Meldawati, M.Pd beserta anggota tim lainnya yakni Rivenzya Ridwan, S.Pd (Guru BK) dan Gusra Nelmi Yolla, S.Pd (Operator Dapodik) untuk mempercepat tahapan finalisasi. Target internal yang ditetapkan adalah paling lambat tanggal 30 Januari, guna mengantisipasi potensi gangguan server akibat tingginya trafik nasional menjelang batas akhir.

    Secara Maraton, Tim telah berhasil  melakukan  beberapa Tahapan Finalisasi yakni :

    1. Finalisasi Data Sekolah 
    2. Finalisasi Siswa Eligible
    3. Finalisasi Kurikulum
    4. Finalisasi Nilai

    Finalisasi PDSS bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi sangat menentukan masa depan siswa. Sekolah yang gagal melakukan finalisasi tepat waktu akan kehilangan hak untuk mengikuti Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMBP). Hal ini pernah terjadi pada beberapa sekolah di tahun 2025, yang menyebabkan seluruh siswa mereka gagal ikut seleksi.

      Kepala sekolah menegaskan, “Finalisasi ini baru langkah awal. Pekerjaan kita belum selesai, karena yang terpenting adalah melakukan pendampingan yang optimal agar siswa yang lolos SMBP tahun ini bisa meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Mari kita terus bekerja bersama demi masa depan terbaik bagi anak-anak kita.”

      Dengan keberhasilan ini, SMA N 2 Sumatera Barat menunjukkan bahwa sinergi, kepemimpinan yang visioner, dan kerja tim yang solid adalah kunci sukses dalam menghadapi tantangan digitalisasi pendidikan.